KONEKSI ANTAR MATERI
MODUL 3.2.a.9
KEPEMIMPINAN DALAM MENGOLAH SUMBER DAYA
Henny Kurniati,S.Pd.
TK Negeri Pembina 01 Raba Kota Bima NTB
A.SINTETIS BERBAGAI MATERI
Mengelola sumber daya merupakan hal yang penting dilakukan dalam
suatu komunitas, salah satunya adalah dilingkungan sekolah. Optimalnya
suatu lembaga pendidikan atau sekolah memiliki sumber daya yang dapat
dimanfaatkan untuk mencapai suatu tujuan visi dan misi yang sudah
direncanakan. Dengan demikian maka seorang pemimpin harus
mengetahui fungsi dan tanggung jawab sebagai pemimpin agar bisa
membawa kemajuan dan mengelola serta memberdayakan sumber daya
yang ada. Selain itu kemampuan manejerial juga harus dilakukan dengan
menekankan pada kemandirian dari suatu komunitas untuk dapat
menyelesaikan tantangan yang dihadapinya dengan bermodalkan
kekuatan dan potensi yang ada dalam diri mereka sendiri, dengan demikian
hasil yang diharapkan akan lebih bermanfaat dan berkelanjutan.
Ada 2 Pendekatan yang digunakan dalam mengelola sumber daya yaitu:
Pendekatan Berbasis kekurangan atau
masalah(Defisit Based Thingking)
1.
Pendekatan berbasis ini yaitu lebih memusatkan
perhatian kita pada apa yang kurang adan apa
yang tidak bekerja. Segala sesuatunya dilihat dari
cara pandang negatif sehingga kita harus bisa
mengatasi kekurangan semakin lama semakin
curiga dan berpikir negatif dan pada ahirnya
menjadikan kita lemah pada poetnsi dan peluang
yang ada.
2. Pendekatan Berbasis Aset atau kekuatan
(Asset Based Thingking)
Pendekatan berbasis ini yaitu lebih memusatkan
perhatian kita tentang masa depan, kekuatan aset
yang ada, berfikir tentang kesulitan yang telah
diraih, mengorganisasikan komptenensi dan
sumber daya yang ada, merancang sebuah
rencana berdasarkan visi dan kekuatan yangada di
sekolah, melaksanakan dan mengimplementasikan
rencana akasi yang sudah diprogramkan.
Implementasi Pemimpin Pembelajaran dalam mengelola Sumber daya
Di kelas: .
1. Melakukan pendekatan berbasis aset/kekuatan dengan menemukan
dan mengenali hal-hal positif yang ada pada diri murid di kelas untuk
dapat dikembangkan sehingga menjadi potensi yang positif.
2. Melakukan pendekatan berbasisaset/kekuatan untuk
mengorganisasikan sumber daya yang ada berupa sarana prasarana
serta lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya/aset
sehingga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
Di Sekolah:
Pemanfaatan aset untuk peningkatan Mutu pendidikan anak Usia Dini
Puncak Tema di BMKG
1.Mengkomunikasikan Pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan
sumber daya kepada kepala sekolah dan rekan sejawat di sekolah.
2. Melakukan pemetaan aset atau sumber daya yang telah dimiliki oleh
sekolah.
Berkolaborasi dengan semua stekhoder untuk mengelola sumber daya
melalui pendekatan berbasis aset/kekuatan melalui perencanaan
kegiatan yang dilakukan sekolah
Aset
Utama
dalam
Sebuah
Komunitas :
1.Modal
Manusia
2.Modal
Sosial
3.Modal lingkungan Alam
4.Modal Politik
5.Modal Finansial
6.Modal
Fisik
7.Modal Agama dan Budaya
KETERKAITAN ANTAR MATERI
Hubungan dengan
Filosofi KHD
Ki Hajar Dewantara
(Bapak Pendidikan Indonesia)
Menuntut segala kekuatan
kodrat yang ada pada anak
agar dapat mencapai
keselamatan dan kebahagiaan
setinggi-tingginya baik sebagai
manusia maupun sebagai
anggota masyarakat.
Seorang pendidik harus cerdas dan
mampu mengelola dan menggali
kemampuan murid dan aset yang
ada dengan menyesuaikan dengan
kodrat dan keadaan agar nyaman
dan bahagia serta menyenangkan
dalam proses pembelajaran
Hubungan dengan Nilai dan
Peran Guru Penggerak
Menjadi pemimpin pembelajaran sudah pasti dan harus
memiliki nilai dan peran yang maksimal dalam mengelola
sumber daya dan aset yang ada baik di kelas maupun sekolah
serta lingkungan sekitar. Adapun nilai peran guru penggerak
yaitu berpihak pada murid, mandiri, kolaboratif, reflektif dan
inovatif.Sehingga peran seorang guru penggerak sangat
dibutuhkan untuk mewujudkan pemimpin pembelajaran dan
mewujudkan kepemimpinan pada murid
Hubungan dengan Pembelajaran
yang berdampak pada murid
Pembelajaran
Berdiferensiasi
Dengan mengelola sumber
daya sesuai dengan minat
dan bakat serta profil
belajar anak maka akan
menghasilkan
pembelajaran yang
berkualitas
Kompetensi Sosial Emosional
(KSE)
Hubungan antara KSE dalam
mengelola sumber daya atau
aset merupakan satu hal yang
tidak bisa dipisahkan. Karena
dalam mengelola sumber daya
yang ada dibutuhkan emosi
yang stabil dan tidak membuat
kita sters dalam mengelolanya.
Sehingga dapat berjalan dengan
lancar dan baik.
Hubungan dengan Coaching
Tehnik coaching sangat diperlukan dalam menggali potensi
siswa untuk menemukan solusi dari masalah yang dihadapi
oleh siswa terkait dengan pemanfaatan sumber daya atau aset
yang ada. Dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan
terbuka maka kita sebagai pendidik akan menemukan potensi
yang dimiliki oleh siswa dalam memanfaatkan bakat dan minat
yang ada dalam diri siswa tersebut.
Hubungan dengan Dilema Etika
Prinsip pengambilan keputusan dengan menggunakan
9 langkah, 3 prinsip dan 4 paradigma maka
pengambilan keputusan yang bertanggung jawab,
tepat dan benar dalam mengelola sumber daya agar
tidak keluar dari norma dan tata peraturan. Sehingga
keputusan yang diambil bukan hanya mementingkan
kepentingan pribadi melainkan kepentingan bersama
dalam mengelola aset yang ada.
Hubungan dengan Inkuiri Apresiatif
(Tahapan Bagja)
Tahapan BAGJA merupakan langkah penting
yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin
dalam mengelola sumber daya. Seorang
pemimpin dapat mengelola sumber daya
dengan tepat sesuai dengan tujuan visi dan
misi yang telah diprogramkan dengan
memanfaatkan kekuatan yang dimiliki baik
oleh individu maupun sekolah
Kesimpulan
Mindset saya atau pola pikir saya
berubah !!
Sebelum
mempelajari materi
lomba masak menu sederhana
Selama ini pola pikir saya yang
berkembang dan digunakan hanya selalu mengidntifikasi segala
sesuatu dengan masalah.
Segala sesuatu yang disoroti
hanya dari kekurangan dan segi uang . Sangat
jarang bahkan tidak pernah
melihat segala sesuatu dari
sisi kekuatan / potensi aset yang
dimiliki disekitar kita yang bisa dimanfaatkan dengan baik.
Sesudah mempelajari
materi
Setelah mempelejari modul
3.2 banyak terjadi perubahan
pada diri saya. Salah satunya
adalah mindset/ pola pikir,
dimana tadinya saya hanya
fokus dengan pendekatan
berbasis
kekurangan/masalah.
Ternyata disisi lain ada
pendekatan yang lebih efektif dan murah tanpa harus menggagalkan program yang sudah direncanakan
Harapan saya
Gambaran kebersamaan dan kecerian yang akan merubah dunia
Setelah mempelajari modul ini dengan
adanya perubahan mindset maka akan
menjadi guru yang mampu menuntun
sisiwa lebih kreatif mengelola emosi.dan pemanfaatan segala sumber daya yang ada dengan baik
Memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam
dan memiliki keterampilan dalam tehnik coaching
serta mampu melakukan pemetaan aset/ kekuatan
baik yang dimiliki oleh diri sendiri maupun oleh
sekolah untuk dapat menciptakan ekosistem belajar
yang menyenangkan dan berpusat pada anak
Mewujudkan pembelajaran yang berdampak
pada murid dengan merdeka belajar dan
terciptanya profil pelajar pancasila dengan
memanfaatkan potensi dan aset yang ada di
sekolah dan lingkungan sekitar
Menggunakan
Tahapan
BAGJA
TAHAPAN
PERUBAHAN
YANG AKAN
DILAKUKAN
1.Buat
Pertanyaan
3.Gali
Mimpi
2. Ambil
Pelajaran
4. Jabarkan
Rencana
5. Atur
Eksekusi
B._BUAT PERTANYAAN DAN TINDAKAN dengan BAGJA
B-Buat Pertanyaan
Strategi atau metode
apakah yang digunakan
untuk mewujdukan generasi
robbani yang berkarakter
dan berakhlak mulia serta
unggul dalam prestasi ?
TINDAKAN
1.Guru melaksanakan kegiatan
pembiasaan keteladanan baik kepada
murid maupun pada teman sejawat dan warga sekolah yang ada
2. Membiasakan anak untuk melaksanakan
ibadah harian dengan membimbing
murid untuk mencintai al-Qur’an dan
Sunnah yaitu shalat sunat duha, menghafal doa-doa pendek,surah-surah pendek , Hadist-Hadist pendek dan ibadah- ibadah lainnya .anak tidak hanya memiliki kemampuan spiritual juga harus memiliki kemampuan intelektual yang baik.
3.Menumbuhkan kegiatan yang
mewujudkan kepemimpinan pada murid
yaitu melatih keberanian tampil didepan
4.Saling memberikan informasi dan
koordinasi dan masukan tentang proses
kegiatan yang sudah dilakukan antara
semua guru disekolah
A_Ambil Pelajaran
PERTANYAA
1. Hal baik apa yang pernah
dicapai anak di sekolah
2. Apa manfaat dilakukannya
pembiasaan harian yang baik
bagi murid
3. Kegiatan seperti apa yang
dilakukan untuk
menumbuhkan perilaku dan
akhlak yang baik pada murid?
TINDAKAN
1. Anak terbiasa melaksanakan kegiatan ibadah dan sosial seperti bergotong royong ,saling berbagi,saling menyayangi dan masih bayak lagi praltek baik menjadi sebuah kebiasaaan dan karakter baik anak
2.Agar anak-anak terbiasa secara mandiri untuk
melakukan hal-hal baik dan bisa
diiplementasikan baik di sekolah maupun
dirumah dan itu akan menjadi satu hal yang
melekat dalam hati anak agar terbiasa
melakukan hal-hal baik.
3. Menerapkan kegiatan proses belajar mengajar
yang terintegrasi dengan penanaman nilai agama dan moral secara berkelanjutan dan itu
dijadikan pembiasaan serta keteladanan
dengan mengoptimalkan proses pembelajaran
dan bimbingan
G_Gali Mimpi
PERTANYAAN
1.Apakah menerapkan perilaku
akhlak mulia merupakan
wujud dari Profil pelajar
pancasila ? 2.Bagaimana perasaan seorang
guru jika memiliki murid yang
berakhlak mulia,berkarakter
dan unggul dalam prestasi ?
3. Apa saja hal-hal baru yang
dilakukan setelah memiliki
murid yang berakhlak
mulia,berkarakter dan unggul
dalam prestasi ?
TINDAKAN
1.Menerapkan 6 nilai utama profil pelajar
pancasila sebagai wujud dalam menerapkan
kegiatan yang berbasis Nilai moral agama
serta penanaman nilai karkater salah
satunya beriman,bertakwa kepada Tuhan
YME dan berakhlak mulia
2.Perasaan bangga dan terharu karena mimpi
itu telah terwujud dan itu membuat kita
semakin semangat untuk terus menggali
potensi murid.
3.Melakukan kolaborasi dengan orang tua
sebagai mitra / kerjasama yang baik untuk
menumbuhkan perilaku yang berakhlak
mulia, melakukan penilaian dan evaluasi
secara menyeluruh dan otentik semakin
baik dan terarah
J_Jabarkan Rencana
PERTANYAAN
1.Apa yang akan dilakukan
untuk mewujudkan murid
impian generasi berahlak mulia dan berbudi perketi luhur ?
2. Kegiatan seperti apa yang
bisa menumbuhkan
tercapainya generasi
berakhlak mulia?
TINDAKAN
1. Mengembangkan kegiatan dengan
menerapkan metode pembiasaan dan
keteladanan serta kolaborasi yang baik
dengan memberikan contoh secara
langsung dan nyata menjadi sebuah
strategi atau cara yang dilakukan untuk
menumbuhkan akhlak yang baik terhadap
semua anak dan semua kelas.
2.Menumbuhkan kegiatan pembelajaran
yang berpusat pada anak dengan
mengupayakan kegiatan yang bimbingan
dan stimulus yang baik.
A_Atur Eksekusi
PERTANYAAN
1. Siapa saja yang terlibat dalam
mewujudkan murid impian?
2.Metode seperti apa yang
dilakukan agar konsisten
dalam menerapkan dan
menumbuhkan nilai
karakter,akhlak dan prestasi
pada murid?
TINDAKAN
1..
Saya sebagai sumber kekuatan utama yang
berperan sebagai aktor utama yang menjadi
agen perubahan transformasi pendidikan yang
lebih baik dan berkualitas serta unggul dalam
segala hal, Anak sebagai subjek dan obyek utama
dalam mewujudkan perubahan yang berbasis
kekuatan , Kepala sekolah sebagai
penanggung jawab dalam manajemen
perubahan, Teman sejawat sebagai pendukung
perubahan, Orang tua sebagai mitra yang
memberikan dukungan dan motivasi untuk
mewujudkan kegiatan atau program sekolah
serta tumbuh kembang anak sehingga mimpi dan
impian bisa terwujud secara bersama-sama.
2.Menerapkan metode pembelajaran dengan
pembiasaan serta keteladanan terhadap semua
murid dari kelas A sampai kelas B secara
kolaboratif dan menyeluruh yaitu pembiasaan karakter baik sebagai cerminan anak yang berahlalk mulia.