Sabtu, 12 Maret 2022

Koneksi Antar Materi 3.2

 KONEKSI ANTAR MATERI 

MODUL 3.2.a.9 

KEPEMIMPINAN DALAM MENGOLAH SUMBER DAYA 




Henny Kurniati,S.Pd.

TK Negeri Pembina 01 Raba Kota Bima NTB 


  A.SINTETIS BERBAGAI MATERI

Mengelola sumber daya merupakan hal yang penting dilakukan dalam suatu komunitas, salah satunya adalah dilingkungan sekolah. Optimalnya suatu lembaga pendidikan atau sekolah memiliki sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai suatu tujuan visi dan misi yang sudah direncanakan. Dengan demikian maka seorang pemimpin harus mengetahui fungsi dan tanggung jawab sebagai pemimpin agar bisa membawa kemajuan dan mengelola serta memberdayakan sumber daya yang ada. Selain itu kemampuan manejerial juga harus dilakukan dengan menekankan pada kemandirian dari suatu komunitas untuk dapat menyelesaikan tantangan yang dihadapinya dengan bermodalkan kekuatan dan potensi yang ada dalam diri mereka sendiri, dengan demikian hasil yang diharapkan akan lebih bermanfaat dan berkelanjutan.

Ada 2 Pendekatan yang digunakan dalam mengelola sumber daya yaitu:

Pendekatan Berbasis kekurangan atau masalah(Defisit Based Thingking)

 1. Pendekatan berbasis ini yaitu lebih memusatkan perhatian kita pada apa yang kurang adan apa yang tidak bekerja. Segala sesuatunya dilihat dari cara pandang negatif sehingga kita harus bisa mengatasi kekurangan semakin lama semakin curiga dan berpikir negatif dan pada ahirnya menjadikan kita lemah pada poetnsi dan peluang yang ada.

 2. Pendekatan Berbasis Aset atau kekuatan (Asset Based Thingking) Pendekatan berbasis ini yaitu lebih memusatkan perhatian kita tentang masa depan, kekuatan aset yang ada, berfikir tentang kesulitan yang telah diraih, mengorganisasikan komptenensi dan sumber daya yang ada, merancang sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan yangada di sekolah, melaksanakan dan mengimplementasikan rencana akasi yang sudah diprogramkan.


Implementasi Pemimpin Pembelajaran dalam mengelola Sumber daya 

                                                               Di kelas: .

1. Melakukan pendekatan berbasis aset/kekuatan dengan menemukan dan mengenali hal-hal positif yang ada pada diri murid di kelas untuk dapat dikembangkan sehingga menjadi potensi yang positif.

 2. Melakukan pendekatan berbasisaset/kekuatan untuk mengorganisasikan sumber daya yang ada berupa sarana prasarana serta lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya/aset sehingga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Di Sekolah: 


Pemanfaatan aset  untuk peningkatan Mutu pendidikan anak Usia Dini 
Puncak Tema di BMKG

 1.Mengkomunikasikan Pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan sumber daya kepada kepala sekolah dan rekan sejawat di sekolah. 

2. Melakukan pemetaan aset atau sumber daya yang telah dimiliki oleh sekolah. Berkolaborasi dengan semua stekhoder untuk mengelola sumber daya melalui pendekatan berbasis aset/kekuatan melalui perencanaan kegiatan yang dilakukan sekolah 


 Aset Utama dalam Sebuah Komunitas :

 1.Modal Manusia

 2.Modal Sosial 

3.Modal lingkungan Alam 

4.Modal Politik 

 5.Modal Finansial 

6.Modal Fisik

7.Modal Agama dan Budaya

KETERKAITAN ANTAR MATERI 

Hubungan dengan Filosofi KHD


Ki Hajar Dewantara 
(Bapak Pendidikan Indonesia)


 Menuntut segala kekuatan kodrat yang ada pada anak agar dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. 

Seorang pendidik harus cerdas dan mampu mengelola dan menggali kemampuan murid dan aset yang ada dengan menyesuaikan dengan kodrat dan keadaan agar nyaman dan bahagia serta menyenangkan dalam proses pembelajaran

Hubungan dengan Nilai dan Peran Guru Penggerak

Menjadi pemimpin pembelajaran sudah pasti dan harus memiliki nilai dan peran yang maksimal dalam mengelola sumber daya dan aset yang ada baik di kelas maupun sekolah serta lingkungan sekitar. Adapun nilai peran guru penggerak yaitu berpihak pada murid, mandiri, kolaboratif, reflektif dan inovatif.Sehingga peran seorang guru penggerak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pemimpin pembelajaran dan mewujudkan kepemimpinan pada murid

Hubungan dengan Pembelajaran yang berdampak pada murid

Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan mengelola sumber daya sesuai dengan minat dan bakat serta profil belajar anak maka akan menghasilkan pembelajaran yang berkualitas 

Kompetensi Sosial Emosional (KSE) Hubungan antara KSE dalam mengelola sumber daya atau aset merupakan satu hal yang tidak bisa dipisahkan. Karena dalam mengelola sumber daya yang ada dibutuhkan emosi yang stabil dan tidak membuat kita sters dalam mengelolanya. Sehingga dapat berjalan dengan lancar dan baik.

Hubungan dengan Coaching

Tehnik coaching sangat diperlukan dalam menggali potensi siswa untuk menemukan solusi dari masalah yang dihadapi oleh siswa terkait dengan pemanfaatan sumber daya atau aset yang ada. Dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan terbuka maka kita sebagai pendidik akan menemukan potensi yang dimiliki oleh siswa dalam memanfaatkan bakat dan minat yang ada dalam diri siswa tersebut.

Hubungan dengan Dilema Etika 

Prinsip pengambilan keputusan dengan menggunakan 9 langkah, 3 prinsip dan 4 paradigma maka pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, tepat dan benar dalam mengelola sumber daya agar tidak keluar dari norma dan tata peraturan. Sehingga keputusan yang diambil bukan hanya mementingkan kepentingan pribadi melainkan kepentingan bersama dalam mengelola aset yang ada. 

Hubungan dengan Inkuiri Apresiatif (Tahapan Bagja)

 Tahapan BAGJA merupakan langkah penting yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin dalam mengelola sumber daya. Seorang pemimpin dapat mengelola sumber daya dengan tepat sesuai dengan tujuan visi dan misi yang telah diprogramkan dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki baik oleh individu maupun sekolah

Kesimpulan

Mindset  saya atau pola pikir  saya berubah !!

Sebelum mempelajari materi


lomba masak menu sederhana 

Selama ini pola pikir saya yang berkembang dan digunakan hanya selalu mengidntifikasi segala sesuatu dengan masalah. Segala sesuatu yang disoroti hanya dari kekurangan dan segi uang . Sangat jarang bahkan tidak pernah melihat segala sesuatu dari sisi kekuatan / potensi aset yang dimiliki disekitar kita yang bisa dimanfaatkan dengan baik.

Sesudah mempelajari materi

Setelah mempelejari modul 3.2 banyak terjadi perubahan pada diri saya. Salah satunya adalah mindset/ pola pikir, dimana tadinya saya hanya fokus dengan pendekatan berbasis kekurangan/masalah. Ternyata disisi lain ada pendekatan yang lebih efektif dan murah tanpa harus menggagalkan program yang sudah direncanakan 

Harapan saya

Gambaran kebersamaan dan kecerian yang akan merubah dunia 

 Setelah mempelajari modul ini dengan adanya perubahan mindset maka akan menjadi guru yang mampu menuntun sisiwa lebih kreatif mengelola emosi.dan pemanfaatan  segala sumber daya yang ada dengan baik 


 Memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam dan memiliki keterampilan dalam tehnik coaching serta mampu melakukan pemetaan aset/ kekuatan baik yang dimiliki oleh diri sendiri maupun oleh sekolah untuk dapat menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan dan berpusat pada anak

 Mewujudkan pembelajaran yang berdampak pada murid dengan merdeka belajar dan terciptanya profil pelajar pancasila dengan memanfaatkan potensi dan aset yang ada di sekolah dan lingkungan sekitar

Menggunakan Tahapan BAGJA

TAHAPAN PERUBAHAN YANG AKAN DILAKUKAN

1.Buat Pertanyaan

3.Gali Mimpi

 2. Ambil Pelajaran

4. Jabarkan Rencana 

5. Atur Eksekusi


B._BUAT PERTANYAAN DAN TINDAKAN dengan BAGJA 

B-Buat Pertanyaan 

 Strategi atau metode apakah yang digunakan untuk mewujdukan generasi robbani yang berkarakter dan berakhlak mulia serta unggul dalam prestasi ? 

TINDAKAN 

 1.Guru melaksanakan kegiatan pembiasaan keteladanan baik kepada murid maupun pada teman sejawat dan warga sekolah yang ada 

2. Membiasakan anak untuk melaksanakan ibadah harian dengan membimbing murid untuk mencintai     al-Qur’an dan Sunnah yaitu shalat sunat duha, menghafal doa-doa pendek,surah-surah pendek , Hadist-Hadist pendek dan ibadah- ibadah lainnya .anak tidak hanya memiliki kemampuan spiritual juga harus memiliki kemampuan intelektual yang baik.

 3.Menumbuhkan kegiatan yang mewujudkan kepemimpinan pada murid yaitu melatih keberanian tampil didepan 

4.Saling memberikan informasi dan koordinasi dan masukan tentang proses kegiatan yang sudah dilakukan antara semua guru disekolah 

A_Ambil Pelajaran 

PERTANYAA

 1. Hal baik apa yang pernah dicapai anak di sekolah

 2. Apa manfaat dilakukannya pembiasaan harian yang baik bagi murid

 3. Kegiatan seperti apa yang dilakukan untuk menumbuhkan perilaku dan akhlak yang baik pada murid?

TINDAKAN 

 1. Anak terbiasa melaksanakan kegiatan  ibadah dan sosial seperti bergotong royong ,saling berbagi,saling menyayangi dan masih bayak lagi praltek baik menjadi sebuah kebiasaaan dan karakter baik anak 

2.Agar anak-anak terbiasa secara mandiri untuk melakukan hal-hal baik dan bisa diiplementasikan baik di sekolah maupun dirumah dan itu akan menjadi satu hal yang melekat dalam hati anak agar terbiasa melakukan hal-hal baik. 

3. Menerapkan kegiatan proses belajar mengajar yang terintegrasi dengan penanaman nilai agama dan moral  secara berkelanjutan dan itu dijadikan pembiasaan serta keteladanan dengan mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan

G_Gali Mimpi

PERTANYAAN 

1.Apakah menerapkan perilaku akhlak mulia merupakan wujud dari Profil pelajar pancasila ? 2.Bagaimana perasaan seorang guru jika memiliki murid yang berakhlak mulia,berkarakter dan unggul dalam prestasi ?

3. Apa saja hal-hal baru yang dilakukan setelah memiliki murid yang berakhlak mulia,berkarakter dan unggul dalam prestasi ? 

TINDAKAN

1.Menerapkan 6 nilai utama profil pelajar pancasila sebagai wujud dalam menerapkan kegiatan yang berbasis Nilai moral agama serta penanaman nilai karkater salah satunya beriman,bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia 

2.Perasaan bangga dan terharu karena mimpi itu telah terwujud dan itu membuat kita semakin semangat untuk terus menggali potensi murid.

 3.Melakukan kolaborasi dengan orang tua sebagai mitra / kerjasama yang baik untuk menumbuhkan perilaku yang berakhlak mulia, melakukan penilaian dan evaluasi secara menyeluruh  dan otentik semakin baik dan terarah

J_Jabarkan Rencana

PERTANYAAN 

 1.Apa yang akan dilakukan untuk mewujudkan murid impian generasi berahlak mulia dan berbudi perketi luhur ?

 2. Kegiatan seperti apa yang bisa menumbuhkan tercapainya generasi berakhlak mulia?

TINDAKAN

 1. Mengembangkan kegiatan dengan menerapkan metode pembiasaan dan keteladanan serta kolaborasi yang baik dengan memberikan contoh secara langsung dan nyata menjadi sebuah strategi atau cara yang dilakukan untuk menumbuhkan akhlak yang baik terhadap semua anak dan semua kelas.

 2.Menumbuhkan kegiatan pembelajaran yang berpusat pada anak dengan mengupayakan kegiatan yang bimbingan dan stimulus yang baik.

A_Atur Eksekusi

PERTANYAAN 

1. Siapa saja yang terlibat dalam mewujudkan murid impian? 

 2.Metode seperti apa yang dilakukan agar konsisten dalam menerapkan dan menumbuhkan nilai karakter,akhlak dan prestasi pada murid?

TINDAKAN

 1.. Saya sebagai sumber kekuatan utama yang berperan sebagai aktor utama yang menjadi agen perubahan transformasi pendidikan yang lebih baik dan berkualitas serta unggul dalam segala hal, Anak sebagai subjek dan obyek utama dalam mewujudkan perubahan yang berbasis kekuatan , Kepala sekolah sebagai penanggung jawab dalam manajemen perubahan, Teman sejawat sebagai pendukung perubahan, Orang tua sebagai mitra yang memberikan dukungan dan motivasi untuk mewujudkan kegiatan atau program sekolah serta tumbuh kembang anak sehingga mimpi dan impian bisa terwujud secara bersama-sama. 

2.Menerapkan metode pembelajaran dengan pembiasaan serta keteladanan terhadap semua murid dari kelas A sampai kelas B secara kolaboratif dan menyeluruh yaitu pembiasaan karakter baik sebagai cerminan anak yang berahlalk mulia.




2 komentar:

  1. Mantab...ustadzah....😊🥰
    Semangat guru penggerak...

    BalasHapus
  2. Semangat cek guuu ����
    Guru penggerak... Mantaapp ����

    BalasHapus

AKSI NYATA 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

 TEMA :  Kamis  HIjau  Nan  Bersih   ( KAHINBI)  KAHINBI d i ambil dari bahasa Bima /Mbojo yang artinya "Bersama -sama"  atau den...